Pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia di SD – SMU ialah guru terlalu banyak menyuapi, tetapi kurang menyuruh siswa aktif membaca, menyimak, menulis dan berbicara. Proses belajar-mengajar di kelas tidak relevan dengan yang diharapkan, akibatnya kemampuan mengarang siswa rendah. Untuk mengoptimalkan potensi mengarang siswa, salah satu alternatif yang dapat dilakukan ialah melalui permainan bahasa. Guru perlu menyediakan strategi yang menarik yang dapat menyajikan tantangan bagi siswa untuk giat secara aktif dan kreatif “mengotak-atik” apa yang dihadapinya.
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dijabarkan maka tujuan penulisan makalah ini adalah:
- Mengetahui faktor-faktor yang menjadi masalah bagi siswa ketika mengarang.
- Mengambangkan metode pelaksanaan pembelajaran mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa SD kelas atas.



0 komentar:
Posting Komentar